Jumat, 22 Januari 2016

Rajutan lagi

Kini kembali kumelanjutkan dan lebih mengenalinya, ada banyak pesan yang tersampaikan darinya hingga kuharus tetap bersamanya, setelah sekian lama benang-benang itu kubiarkan tersembunyi dibalik kardus usang bersama dengan jarumnya. serta seonggokan pernak pernik lainnya.

Hingga kuharus menyapa kembali dan meramunya menjadi lebih indah, yah harapannya bisa menjadi lebih indah dan setidaknya bisa memberi manfaat kedepannya.

Sembari melihatnya tergeletak, muncul sebuah inisiatif akan dibuat seperti apa walaupun sebenarnya cara meramunya kini telah kulupkana, rencananya akan dibuat syal, walaupun negeri ini bukan daerah yang cukup dingin, eh dingin sih tapi kalau dingin tidak sampai harus menggunakan syal segala pasti akan dikomentarin sok kebaratan. heheh. setidaknya esok atau lusa bisa digunakan.

Kumulailah mengambil benang wol dan jarum pemintalnya sembari mencoba dan mengingat cara dan metode memmbuatnya walaupun hanya satu cara yang diketahui malah sempat ngeblank. ah dasar pelupa.

Alhamdulillah tak lama untuk mengingat, hingga akhirnya kumulailah merangkainya seperti apa yang ingin kubuat. Hingga ketika menulis ini sebenarnya telah berjalan beberapa mingggu namun tak juga usai, bahkan baru beberapa baris.

Yah tak apalah, emang tujuan awal juga sebenarnya sebagai pengisi waktu ketika suntuk, jenuh dengan tulisan ilmiah dan menghilangkan kantuk. Sama dengan ketika menulis tulisan ini.

Karena dibuai dengan mood yang kurang bagus, hingga iseng membuka blog yang telah sekian lama tak pernah terkunjungi. Ini pun masih belajar merangkai kata.

back to focus in ...
Jogja Jan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar