Selasa, 21 Oktober 2014

~Copast Renungan Malam~
Sobat NIDA... tahu pohon bambu Cina? Jika kamu termasuk orang yang tidak sabar menunggu pertumbuhan sebuah tanaman, mungkin pohon bambu tersebut sudah menjadi korban.
Pohon bambu Cina tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 6-7 tahun pertama, mungkin hanya tumbuh beberapa puluh cm saja. Namun setelah waktu tersebut, pertumbuhan pohon bambu Cina tidak dapat dibendung, ia tumbuh begitu cepatnya dan ukurannya bukan lagi cm melainkan meter.
Sebetulnya apa yang terjadi pada pohon bambu Cina tersebut?
Selama 6-7 tahun pertama, ia bukannya tidak mengalami pertumbuhan, hanya saja kita memang tidak melihat pertumbuhannya dengan kasat mata.
Fokus pertumbuhan pohon bambu Cina pada waktu tersebut adalah pada akar, bukan pada batang. Pohon bambu Cina sedang menyiapkan pondasi yang kuat agar ia bisa menopang ketinggiannya yang berpuluh-puluh meter.
Bayangkan apa yang terjadi jika pohon bambu Cina tidak
mempunyai akar yang cukup kuat untuk menopang
ketinggiannya? Sedikit tiupan angin saja akan membuatnya
tumbang.
Begitulah, Jika kita seringkali mengalami kegagalan dan
merasa kok jauh sekali dari kesuksesan yang diimpikan, kok sudah belajar bertahun-tahun serasa masih aja kurang.
Ups.. bukan berarti kita tidak mengalami perkembangan.
Justru bisa jadi kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa di dalam diri. Mental kita sedang ditempa dan dipersiapkan menuju kesuksesan.
Sama halnya dengan pohon bambu Cina tersebut.
Jika kita hanya mengharapkan sebuah hasil yang instan, apapun itu, nasib kita akan seperti pohon bambu yang tidak memiliki akar yang kuat. Sedikit goncangan saja, akan jatuh begitu kerasnya. Jadi sekali lagi bersyukurlah dengan segala Ujian halang dan rintangan.
Karena dengan proses itulah akan datang kekuatan dan keberhasilan.
Ganbatte! ^_^9

copy from annida online

Kamis, 09 Oktober 2014

Bismillahi rrahmani rrahim

Setelah sekian lama, mungkin telah berabad-abad lamanya blog ini kubuat, kali ini kumulai memberanikan diri untuk mengayunkan kursor pada kolom ini, sungguh hal yang sangat kasihan....
Namun bersyukur banget tidak terblockir. ups yah mungkin karena kada-kadang di buka tapi hanya sekedar buku, setelah itu kabur. yah gitu kali yah. entah lah tidak mengerti dengan dunia blogger, padahal gabung di group blogger. yah tak apalah.
Ngerasa malu juga sih gabung di group blogger tapi tidak punya tulisan di blog, tak apalah. intip-intip tulisan-tulisan blogger aja deh. hehehe.

Kenalan dulu ah.. nama ku Surya bukan rokok loh, dan satu lagi i will say I'm a WOMEN , nama lengkap Surya Jumasliati nah udah ketahuan kan kalau cewek karena ada ATI pada bagian belakang, yah why I Say, I'm a WOMEN entah berapa kali aku dikira cowok sorry yah gue bukan cowok but cewek. panggilan dari keluarga sebenarnya ATI tapi entah bermula dari kapan, di bangku SMA atau kuliah kali yah ah lupa sejak kapan, aku dipanggil Surya hingga akhirnya itulah yang menjadi nama panggilanku yang kusampaikan ke orang-orang disekitarku. melihat nama depannya Surya jadi yah untuk memudahkan aja deh. Karena kedengaran aneh ketika panggil Surya hingga ada teman yang manggil Uya dan lagi-lagi diplesetin jadi Uya Kuya, hadeeh.

Tak apalah kawan engkau memanggilku nama Uya, Surya, Ati, yang pastinya engkau selalu disisiku... disisi mana yah. celingar celingu kok gak ada. hehehe

Kenalannya nama aja kali yah.. :)

aku bersaudara semua awalan nama ada Suryanya, tapi yang agak panjang nama aku sih.
 sang Surya akan selalu menyinari bumi ini, walaupun kadang dihalangi oleh awan dan tak terlihat ketika pergantian menjadi malam, namun tetap bersinar dibelahan bumi yang lain. kelak bisa memberikan pancaran ke orang-orang sekitarnya. kaya Matahari aja.