Senin, 17 Maret 2014

Rajutan yang tak terhingga


Merajut benang baru tanpa melupakan rajutan  lama, rajutan lama akan dijadikan sebuah kenangan yang indah. 

Kutau benang lama itu adalah rajutan yang belum usai dan entah kapan selesai tapi kuingin merajut kembali dengan benang yang baru, cukup kujadikan kenang-kenangan pada rajutan benang lama dengan mengambil berbagai macam pelajaran gimana saat merajutnya. Begitu banyak pengalaman, pelajaran, halangan, rintangan, suka duka dalam merajutnya, tak begitu mudah melupakan begitu saja rajutan lama itu, ketika ditusuk jarum, benang yang susah masuk ke dalam jarum, penuh dengan ketelitian, kini rajutan lama kubiarkan begitu saja tergeletak dalam petinya hingga banyak yang telah merusaknya dan menjadilah kusut yang sangat susah untuk dirajut kembali apalagi telah banyak yang putus hingga kuberkesimpulan tuk kembali merajut namun dengan benang baru yang telah kubeli....

Aku tau merajut benang itu tidak mudah, juga tidah susah, butuh ketelatenan, butuh kebiasaan, butuh kesabaran, keikhlasan, harus dilakukan dengan hati, dinikmati... setiap pekerjaan butuh semua itu, hingga berkahnya bisa kita dapatkan dan berharap ridho Allah, dalam merajut butuh juga doa.

ini tulisan lama yang ntah bermula dari apa, ide dari mana hingga aku membuat tulisan tentang hal di atas tersebut... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar